Seorang model majalah Playboy, Kendra Wilkinson, 24 tahun, panik rekaman video seks dirinya sudah berada di tangan perusahaan film dewasa Vivid Entertainment.Manajemen Vivid rencananya akan mengedarkan film seks berjudul `Kendra Exposed` akhir Mei ini, meskipun Kendra akan menuntut Vivid jika video itu disebar ke publik.
"Kami percaya ini akan menjadi video yang paling laris sepanjang masa," tutur Steve Hirsch, pemilik dan wakil kepala perusahaan tersebut seperti dilansir oleh Aceshowbiz, Sabtu, (8/5).
Steve mengatakan dirinya tidak takut terhadap ancaman Kendra yang akan membawa masalah ini ke ranah hukum.
"Video itu di tangan kami dan ini sudah kami konsultasikan dengan pengacara kami. Kami tetap percaya diri hak untuk mendistribusikan video itu ada pada kami," ujar Steve Hirsch.
Kendra bersama pengacaranya sedang mempelajari kasus ini. Mereka sedang mengevaluasinya. Dari evaluasi kasus itu, yang diinginkan Kendra hanyalah Vivid menghargai haknya.
Video seks itu merupakan milik Kendra, mantan kekasih bos Playboy Hugh Hefner. Kendra berharap mereka mau menghargai privasi keluarganya.
Video seks Kendra dibuat sewaktu dirinya berusia 18 tahun. Dia belum seterkenal sekarang.
Rekaman adegan syur di video itu adalah Kendra bersama kekasihnya terdahulu, sebelum dia menikah dengan Hank Baskett, seorang atlet sepakbola Amerika.
Diduga video seks Kendra dijual oleh mantan kekasihnya ke Vivid Entertainment.
Perusahaan film dewasa Vivid Entertainment mengeluarkan foto sampul Digital Video Disc (DVD) ‘Kendra Exposed’, film porno yang diperankan model Playboy Kendra Wilkinson, 24 tahun.Satu media yang memajang foto sampul film itu Fox News.
Latar belakang foto sampul warna biru. Foto Kendra, mantan kekasih bos Hugh Hefner, ditampilkan besar diantara tiga gambar cuplikan film.
Keluarnya foto sampul itu hanya selisih seminggu dengan beberapa foto adegan film yang ada di situs Vivid Entertainment.
Pihak Vivid masih menunda peluncuran filmnya, karena masalah hukum yang sedang dinegosiasikan. Rencannya awal Juni Vivid akan rilis videonya.
Masalah hukum yang menimpa Vivid akibat tuntutan kuasa hukum Kendra yang diminta kliennya agar Vivid tidak menyebar video seks itu ke publik.
Pihak Kendra mengklaim video itu merupakan hak milik Kendra.
“Kami tetap percaya diri hak untuk mendistribusikan video itu ada pada kami," ujar Steve Hirsch, Pemilik Vivid, menjawab tantangan pihak Kendra beberapa pekan lalu soal hak video.
Kendra mengungkapkan, rekaman seks pribadinya itu dibuat ketika usianya 18 tahun, sebelum dia menikah dengan atlet sepak bola Amerika, Hank Baskett.
Menurut Life & Style, suami Kendra marah, malu dan khawatir tentang video seks istrinya yang dapat mempengaruhi karirnya di dunia sepakbola Amerika.
“Hang membuat dia (Kendra) berdoa sebelum makan, sekarang. Keluarganya begitu religius. Dia banyak menenangkan Kendra. Dia baik untuknya,” ujar seorang pengiring pengantin Kendra dkutip dari Fox News. (Foto Eonline)
Baterai adalah salah satu dari sumber energi dan sangat penting bagi penggunaan kamera digital. Produsen kamera digital mengunakan berbagai macam jenis baterai yang berpengaruh terhadap harga, ukuran serta kemampuan kamera tersebut. Untuk jenis yang paling banyak digunakan saat ini, adalah baterai type Lithium dan type AA. Untuk type AA biasanya digunakan baterai Alkaline. Berbeda dengan baterai AA biasa, jenis Alkaline mempunyai kapasitas lebih besar yang pada kamera digital digunakan untuk LCD dan Flash. Namun, penggunaan baterai Alkaline sebenarnya lebih disarankan untuk diganti dengan jenis NiMH yang mempunyai kapasitas lebih besar lagi dibanding Alkaline dan mempunyai kemampuan untuk di isi ulang. Sedangkan jenis baterai Lithium lebih menguntungkan dari segi berat dan ukuran, karena kamera yang menggunakan baterai type Lihtium biasanya didesign lebih compact dan lebih ringan dibanding kamera dengan baterai type AA.
Jika diperhatikan pada baterai Alkaline kemungkinan tidak terlihat berapa besar kapasitas yang tertulis pada baterai, sedangkan pada NiMH terlihat jelas berapa besar kapasitas yang dapat disimpan oleh baterai tersebut. Ketika baterai memberaikan power kepada peralatan elektronik yang memerlukan energi yang besar seperti kamera digital, peralatan komputer, portable music player sebuah baterai Alkaline hanya akan memberikan sebagian dari kapasitasnya. Sedangkan pada baterai NiMH atau NiCd, baterai tersebut memberikan lebih banyak kapasitasnya dan besarnya mendekati kapasitas maksimum pada peralatan elektronik yang rakus energi. Itu berarti pada kamera digital, sebuah NiMH dengan kapasitas 1800 mAh dapat memberikan lebih banyak foto dibanding sebuah baterai Alkaline yang mempunyai kapasitas 2800 mAh.
Baterai recharger NiCD, NiMH dan Lithioum (Li-ion)
Tipe baterai isi ulang dibagi dalam tiga kategori umum: nickel cadmium (NiCd), nickel metal-hydride (NiMH), dan lithium-ion (Li-ion). Ada juga tipe lithium polymer (Li-poly) yang supertipis, namun mahal dan jarang ada di pasaran.
Baterai NiCd merupakan jenis tertua, paling tahan banting, namun berat dan volumenya paling besar. Baterai jenis ini sudah tidak lagi banyak digunakan pada kamera karena dianggap tidak praktis. Baterai NiCad sangat rentan efek memori. Maksudnya, baterai hanya mengisi ke tingkat dimana baterai terakhir di-discharge, akibat proses akumulasi gas yang terperangkap dalam plat sel baterai. Jika baterai di-discharge hingga 30 persen dan di recharge, maka baterai hanya akan mengisi energi yang terpakai tadi (30 persen) yang dilanjutkan dengan penyusutan volume "gas" yang terperangkap. Cara terbaik untuk menghilangkan efek memori dan membuang sisa gas terperangkap adalah dengan melakukan "burping", atau mengkondisikannya. Maksudnya, menghabiskan seluruh isi baterai pada kamera hingga benar-benar kamerea mati dan melakukan re-charging.
NiMH merupakan pengembangan dari NiCd, dibanding NiCd dengan volume sama, kapasitasnya jauh lebih besar. Namun, seperti halnya NiCd, NiMH juga rawan terhadap memory effect meski tidak sebesar NiCd. Beberapa produsen baterai bahkan menyatakan NiMH produknya bebas memory effect. Fenomena ini muncul saat baterai yang belum habis dipakai sudah di-charge ulang. Bila dilakukan berkali-kali baterai dapat kehilangan kapasitasnya dan hanya mampu menampung sedikit daya saja sebelum dengan cepat habis. Memory effect dapat dihilangkan dengan mengosongkan baterai sampai habis sebelum mengisi ulang.
Li-ion (Lithium) merupakan teknologi terbaru dalam baterai kering isi ulang, lebih ringan dan lebih besar kapasitasnya dari NiMH. Ia juga tidak akan mengalami memory effect hingga Anda bebas mengisi baterai jenis ini kapan saja dan di mana saja. Namun, ia juga paling rentan dengan berbagai macam masalah.
Kata mAh merupakan satuan kapasitas baterai isi ulang. 500 mAh berarti bila baterai dibebani 125 mA (mili amper), ia dapat bertahan 4 jam. Atau 1 jam pada 500mA. Makin besar nilai mAh sebuah baterai berarti ia akan dapat dipakai lebih lama sebelum perlu di-charge ulang. Angka 1.2 V menyatakan besarnya voltase baterai. Pastikan voltase baterai ini sama dengan spesifikasi kamera Anda.
Untuk battery baru, disarankan untuk melakukan proses charging (isi) dan discharging (membuang) setrum 2 sampai 5 kali hingga battery mencapai kapasitas maksimalnya. Cara melakukan discharging dengan menggunakan baterai tersebut sampai tidak bisa digunakan lagi dikamera. Pada alat charger tertentu, disediakan fasilitas untuk discharge baterai. Biasanya fasilitas yang disediakan pada alat ini cukup aman, karena proses pengosongan hanya terjadi sampai batas yang aman.
Setiap 10-15 kali siklus isi ulang baterai NiMH, kosongkanlah baterai hingga habis sama sekali sebelum mengisi ulang. Hal ini dilakukan untuk menghilangkan "bibit-bibit" memory effect yang mungkin timbul.
Jangan sekali-kali mengosongkan baterai dengan bola lampu dan kabel hingga lampu mati. Ini akan dapat merusak sel baterai yang paling lemah (reversal effect), dan pada gilirannya merusak semua sel. Sisakan setidaknya 1V per sel baterai, pantaulah terus-menerus karena voltase baterai akan turun dengan tiba-tiba. Bila Anda tidak memiliki alat untuk itu, lebih baik jangan lakukan. Mengosongkan dengan kamera adalah cara terbaik, karena ambang batas aman pasti tidak kelebihan.
Beberapa produsen baterai NiMH menyatakan bahwa baterainya bisa di recharge lebih dari 500 kali, namun
bila baterai NiMH telah mencapai 400 kali siklus isi ulang, perlu dipersiapkan untuk penggantian baterai tersebut, karena walaupun masih bisa digunakan, biasanya kapasitasnya sudah menurun dan berarti masa pakai sebelum diisi ulang sudah berkurang.. Baterai Li-ion dapat rusak dengan mendadak jika rangkaian di dalamnya rusak.
Untuk membuang baterai yang sudah tidak digunakan, sebaiknya berhati-hati karena kandungan kadmiumnya bisa mencemari tanah.
Self Discharge
Salah satu yang perlu diperhatikan pada penggunaan baterai charge NiCad dan NiMH adalah 'self discharge', yaitu berkurangnya kapasitas yang terdapat pada battery walaupun tidak digunakan. Jumlah/persentasi self discharge pada masing-masing baterai berbeda-beda, tapi bisa diperkirakan sekitar beberapa persen (1 sampai 3%) perhari dari kapasitas maksimumnya dan pada suhu 70 derajat Fahrenheit.
Penempatan baterai NiMH pada temperator yang lebih rendah akan sedikit membantu mengurangi efek self discharge. Ada yang menyebutkan apabila baterai NiMH dibekukan (dingin) dalam 1 bulan sisa kapasitas baterai masih ada 90% sejak terakhir di recharge. Tapi sebelum digunakan, baterai NiMH yang dibekukan tersebut harus dikembalikan dulu pada suhu ruangan yang normal. Jadi setelah kita men-charge baterai NiMH, sebaiknya disimpan pada suhu yang dingin untuk mengurangi efek self dischargenya.
Disarankan untuk me-recharge lagi baterai yang sudah disimpan dalam jangka waktu yang lama sebelum di gunakan.
Berbeda dengan baterai Alkaline, jika baterai Alkaline disimpan pada suhu ruang normal, efek self discharge yang terjadi kurang dari 2% per tahun. Sehingga walaupun disimpan dalam jangka waktu yang lama, kapasitas baterai Alkaline nyaris tidak akan berkurang dari semula. Sebagai catatan, jika baterai Alkaline disimpan pada suhu 85 derajat Fahrenheit, efek self discharge hanya sekitar 5% pertahun, tapi pada 100 derajat Fahrenheit, efek self discharge baterai Alkalin sekitar 25% pertahun. Jadi apabila kita tinggal pada lokasi yang cuacanya sangat panas, disarankan untuk menyimpan baterai Alkalin pada ruang pendingin untuk menghindari efek selft discharge, walaupun persentasinya sangat kecil sekali dibandingkan efek self discharge pada baterai NiMH dalam kondisi suhu yang sama.
Baterai Lithium juga hampir sama dengan baterai Alkaline, efek self dischargenya sangat kecil dibandingkan dengan baterai NiMH, sehingga jika kita charge penuh dan disimpan pada suhu ruang normal pada waktu yang lama, kapasitanya juga tidak akan banyak berkurang. Tapi sampai saat ini untuk ketiga jenis baterai tersebut (Alkaline, NiMH, dan Lithium) baterai NiMH harganya memang lebih murah dibanding yang lainnya. Jadi dipertimbangkan saja menggunakan baterai jenis yang mana dan disesuaikan dengan peralatan yang akan digunakan.
Charging Time
Ada berbagai macam jenis alat charger yang digunakan untuk mengisi ulang baterai NiMH atau NiCd yang kapasitasnya habis. Alat-alat tersebut mempunyai berbagai macam sensor untuk membatasi kelebihan kapasitas (overcharge) yang dapat mengakibatkan sel baterai tersebut rusak dan kemampuan penyimpanannya berkurang. Sensor dalam bentuk timer, biasanya ini sudah disesuaikan satu paket dengan jenis baterainya, sehingga dari awal charging sampai waktu tertentu, alat charger ini dapat menghentikan pengisian sehingga menghindari overcharge. Ada juga dalam bentuk microprocessor yang biasanya disebut oleh produsen sebagai smart rapid charger, yaitu dapat menghitung dengan tepat berapa sisa kapasitas baterai sebelum alat tersebut berhenti men-charge baterai. Kadang alat ini juga dilengkapi dengan detektor suhu baterai yang berfungsi juga untuk membantu mengendalikan charging baterai. Trickle charge, adalah kemampuan alat charger untuk memberikan ampere secara sedikit-sedikit ke baterai NiMH akibat dari efek self discharge (keterangan tentang self discharger diatas). Kemampuan ini berguna untuk menjaga agar baterai selalu dalam kondisi penuh dan siap pakai, walaupun dibiarkan dalam jangka waktu yang lama di alat charger.
Terdapat juga alat charge yang manual, untuk alat ini sebenarnya hampir sama dengan alat charge yang menggunakan sensor, tapi bedanya perlu diperhitungkan dengan tepat sehingga tidak terjadi overcharge, karena alat ini akan men-charge terus selama belum dimatikan, jadi tidak ada indikator baterai sudah penuh. Namun apabila charging timenya tepat dan tidak melebihi hitungan maksimum, maka penggunaan alat ini cukup aman, tapi biasanya arus yang diberikan cukup kecil (untuk menghindari overcharge) sehingga diperlukan waktu lama agar baterai bisa terisi penuh.
Untuk charging Time pada masing-masing jenis alat charge sebenarnya mempunyai perhitungan dasar yang dapat dihitung dengan rumus ideal sebagai berikut :
mahB = Kapasitas Maksimum Baterai mAhC = Bersarnya Amper perjam yang diberikan charger th = Total Waktu dalam Jam th = mAhB / mAhC
Jadi, jika baterai 1800 mAh dan Ampre Chargernya 100 mAh, berarti :
1800 / 100 = 18 jam Waktu yang diperlukan untuk chargingnya pada kondisi ideal adalah 18 jam.
Penting !
Hindari untuk membawa baterai AA NiMH / NiCd dan disimpan pada kantong baju atau celana (atau dibawa dengan sembarangan), pada keadaan tertentu baterai tersebut dapat berhubungan singkat satu dengan yang lain dan itu dapat menyebabkan panas dan bahkan menyulut api didalam kantong.
Handycam Tips: Tapes should not be left in camcorders when they are not in use. The tape may develop creases because of the way it is wrapped around the drum that reads the tape. These creases may cause recording and playback problems. The tape may also stick to the drum. Do not put a really cold video tape into your camcorder. Moisture from the warmer air tends to condense on the tape (just like it fogs your glasses when you come inside in winter), and that moisture can cause the tape to stick to the spinning drum. The tape will get wrapped around the drum, destroying the tape and possibly damaging the video heads. Batteries should not be left on camcorders that are not in use. Some cameras draw a small, but constant, current even when turned off. Purchase "memory free" camcorder batteries when replacing old batteries. This style battery allows you to use the battery for short periods of time, and recharge it without developing a situation in which the battery will only charge for short term use. Do not leave camcorder tapes in a hot car. Do not put labels on camcorder tapes where they may interfere with the opening of the tape door. This may cause the tape to jam in the camera. We recommend that a technician clean the tape heads when they get dirty. This will help preserve the life of the heads.
Berikut adalah beberapa tips kami untuk perawatan kamera Anda:
Menempatkan kamera pada ruangan tertutup (dalam tas) dapat membantu menurunkan intensitas dan kuantitas masuknya debu, kotoran dan helai bulu yang dapat masuk atau menempel pada unit kamera. Perlu ekstra hati-hati ketika foto pada lingkungan yang berdebu dan perpasir (pantai).
Gunakan alat perawatan kamera yang tepat dan benar. Hindari penggunaan tissue biasa, kaos baju, alcohol dan bahan lainnya yang tidak dikhususkan untuk perawatan kamera. (silakan periksa item barang kami pada ‘tools untuk merawat kamera’)
Bersihkan kamera dan lensa secara teratur, khususnya setelah digunakan pada ruang terbuka atau setelah hunting. Simpan kamera pada tas dan selipkan silica gel pada ruang tas untuk membantu merawat tas dari jamur.
Gunakan filter yang tepat dan sesuai untuk kamera, beberapa kamera sangat sensitif terhadap sinar ultraviolet dari matahari.
Bila terdapat cukup banyak asesoris kamera, maka sebaiknya ditempatkan pada 1 tas secara bersamaan untuk memudahkan pengawasan kamera kesayangan Anda.
Jangan membawa kamera SLR dengan flash yang menempel apabila melakukan perjalanan yang jauh karena ‘shoe base’ flash atau ‘flash rail’ akan rawan terhadap kerusakan.
Matikan kamera secara manual umumnya lebih baik daripada kamera mati secara otomatis, karena memperpanjang umur baterai.
Lepaskan baterai dari kamera apabila sedang tidak digunakan pada waktu yang lama.
Bersihkan tangan Anda dari kotoran sebelum mulai memfoto.
Jika kamera terkena air, segera bersihkan dan keringkan secara seksama. Dapat menggunakan hairdryer dengan panas secukupnya untuk mengeringkan kamera dari air.
Cek koneksi kabel (dari power outletnya ke tombol power pada PC)
Cek apakah stabilizer berfungsi atau tdak (jika memakai stabilizer)
Cek kabel power pada CPU
Jika masih juga tidak mau hidup permasalahanya mungkin terletak pada power supply atau MB
Komputer Mau Hidup Tetapi Tidak Mau Booting
Perhatikan bunyi beep
NO
TANDA BEEP
KONDISI
1.
Beep 1 kali saja
Tanda bahwa kondisi komputer baik
2.
Beep 1 kali, panjang
Terdapat problem di memory
3.
Beep 1 kali panjang dan 3 kali pendek
Kerusakan di VGA card
4.
Beep 1 kali panjang dan 2 kali pendek
Kerusakan di DRAM parity
5.
Beep terus menerus
Kerusakan dimodul memory atau memory video
Cek dengan menggunakan software dianosa seperti sisoft sandra, PC mark04, PC mark05 dll
Komputer Mau Booting Tetapi Selalu “Safe Mode “ (untuk masuk ke safe mode tekan F8)
restart kembali komputer anda
jika masih trouble intall ulang windows anda
jika masih safe mode juga, berarti HD anda bermasalah
cek dengan : scan disk
Komputer Mau Booting Tetapi Proses Boot Lambat
terlalu banyak program yang harus diupload saat start-up.
masuk ke msconfig (start menu program >>run ketik msconfig)
klik tab startup dan buang tanda centang pada kotak dialog ini
klik tombol apply dan Ok
Komputer Sering Hang
Disebabkan software mengalami crash
- tekan ctrl + alt + del >> klik End task pada program yang “Not Responding”
- tekan tombol restart pada CPU
Disebabkan hardware mengalami konflik (adanya penambahan hardware baru)
- konflik antar hardware sering terjadi pada sistem operasi windows
- install ulang windows anda, tetapi yang perlu diingat sebelum reinstall windows anda, lepaskan dulu hardware baru anda
- alankan fasilitas “add new“ hardware yang terdapat pada control panel.
Keyboard Tidak Dikenali Oleh Komputer
cek apakah keyboard anda sudah terpasang dengan benar
jika sudah tapi masih juga keyboard tidak terdeteksi maka kemungkinan keyboard anda bermasalah
coab ganti keyboard anda, jika sudah diganti tapi juga masih bermasalah maka kemungkinan besar yan rusak adalah di bagian port keyboard di MB anda.
Mouse Tidak Dikenali Oleh Komputer (sama denagn kasus keyboard)
Pointer Mouse Selalu Meloncat-Loncat
- mouse kotor (khususnya pada bola mouse)
Komputer Sering Crash
- cek semua posisi kabel, hardware, dan juga tegangan pada casing, cek suhu pada CPU dan juga cek ram, processor dan juga vga.
Bila Produsen MB Tidak Diketahui
buka casing, dan cek CPU anda biasanya sebuah MB memiliki label produsen yang sekaligus berisi spesifikasi tipe Mbnya.
Lihat pada manual book
Cari data Mb lewat internet, cocokan ID yang tercetak pada sticker board denan daftar yang terdapat pada situs www.fcc.gov/oet/fccid, dan cari daftar nomor ID yang dikeluarkan oleh lembaga perijinan untuk perangkat elektonik di Amerika
Gunakan software analisa, seperti sandra99 dll.
Lupa Password BIOS
Cabut batterey cmos pada cpu
Atau dengan cara emncoba menebak bberapa password default untuk beberapa produsen bios misalkan AMI dan AWARD (contoh : A.M.I, AMI, AMI_SW, ALLY, 589589 dll)
Jam dan setting tanggal BIOS Selalu Berubah-Rubah
batteray cmos sudah tidak berfungsi (mati), ganti dengan batteray yang baru
Menambah Perangkat Hardware Baru, Tp Tidak Terdeteksi Oleh BIOS
Kemungkinan besar bios anda sudah kuno sehingga tidak dapat mendeteksi hardware yang baru, maka segera update bios anda (bisa download melalui internet, mis : www.windrivers.com)
Melacak Kerusakan Card Pada MB
cobalah denganmencabut dan menancapkan beberapa card pada MB anda
jika booting berhasil maka card anda tidak bermasalah begitu jua sebaliknya
Setting BIOS (Ada Kelas Sendiri)
Processor Cepat Panas
- Perhatikan fan atau cooler anda (pendingin)
Pasang Processor Baru Tp Tidak Terdeteksi
cek apakah anda sudah memasang processor denan benar
cek apakah posisi jumper pada processor sudah benar (tentang jumper pada processor bisa anda priksa pada manual booknya)
Crash Setelah Memasang RAM Baru
kemungkinan ram yang anda pasang tidak kompatibel dengan komputer anda (cabut ram tersebut)
Menambah RAM Tapi Tidak Terdeteksi
Lakukan pengecekan seperti ketika kasus sebelumnya
Pastikan slot yan dipakai sesuai, misalnya : SD RAM memiliki slot yang hampir sama dengan RD RAM tetapi RD RAM, tidak bisa terdeteksi meskipun bisa dipasang pada slot jenis SD RAM.
Setelah Menambah RAM Proses Komputer Manjadi Semakin Lambat
perhatikan batas kapasitas ram anda, misalnya ram jenis EDO batas maksimalnya adalah 64 MB, maka ketika dipaksakan untuk ditambah maka komputer anda menjadi semakin lambat
Virtual Ram
klik kanan icon My computer, pilih propertis, kemudian pilih tab performance dan klik VIRTUAL MEMORY
pilih item let me specify my own virtual memory setting (pilih HD yang akan digunakan sebagai virtual memory)
klok OK
Kipas Mati, Komp Cepat Panas
Kipas Terlalu Berisik
fan/kipas kotor atau ada sesuatu yang nyangkut di fan
atau mungkin juga RPM (satuan ukuran dari rotasi fan dalam waktu 60 detik) anda besar, makin tinggi RPM makin tinggi decibelnya sehingga suara yang ditimbulkannya jua keras
Mendingin CPU Dengan Software
mislanya CPUIdle, Rain, Waterfall
Monitor Tidak Mau Nyala
pastikan semua kabel power maupun konektor yang berhubungan dengan monitor ok
pastikan juga pin yang ada pada port VGA masuk dengan sempuran tidak ada yang bengkok apalagi tidak masuk semua/salah satu pin ke port VGA
pastikan juga VGA card anda ok
Monitor Menjadi Gelap Saat Loading Windows
kemungkinan disebabkan karena setup driver untuk monitor tidak tepat(setting frekuensinya terlalu tinggi)
masuk dulu ke dalam kondisi safe mode (tekan F8)
install ulang driver VGAnya
Tampilan Tiba-Tiba Rusak Dan Komputer Manjadi Hang
dikarenakan suhu (pada VA card) sangat panas
Ukuran Tampilan monitor Tidak Sesuai Keinginan
masuk ke display propertis (klik kana semabrang tempat pilih propertis)
Tekan tab setting dan dan atur ukuran tampilan sesuai dengan keinginan (pada screean area)
Monitor Seperti Berkedip Saat Digunakan
masuk ke display propertis (klik kana semabrang tempat pilih propertis)
Tekan tab setting dan klik advance, kemudian klik adapter, pada bagian ini ditampilkan refresh raet yang dininkan
Bercak Kebiruan Pada Sudut Monitor
Sound Card Baru Tidak Terdeteksi
Crash dengan saounda card yang lama
cek pada manual booknya, apakah soundcard on boardnya perlu dimatikan atau tidak jika henda menginstall ulang soundcard yan baru (biasanya bisa dimatikan lewat jumper atau bios)
1. Biasanya RAM ytidak cocok dengan mainboardnya atau sudah rusak (walaupun masih bisa didetect BIOS dan tidak muncul error..). bisa juga terjadi kalau RAM yang terpasang di mainboard ada lebih dari satu dan masing2 berbeda frekuensi, contoh ada 2 RAM dengan spek PC 3200 (400MHz) dan PC 2700 (333MHz), secara otomatis kinerja PC3200 "dipaksa" turun mengikuti PC2700 sehingga kinerjanya berjalan tidak semestinya. Untuk beberapa waktu masih bisa cocok, tapi pada suatu saat akan terjadi hang, restart sendiri dan parahnya Blue Screen.. bisa juga karena RAM yg terpasang tidak cocok (tidak support) dipasang di mainboard, contoh mainboard cuma support PC2700 tetapi memori yg dipasang PC3200.. Solusinya coba pakai RAM lain atau test RAM dengan mainboard lain..
2. Bisa karena powersupply (PSU) yg sudah tidak optimal suplai listriknya, voltase menurun atau terlalu banyak hardware yang dipasang sehingga melebihi batas suplai listrik PSU. Solusi coba ganti PSU yg Wattnya lebih besar..
3. Bisa juga karena prossesornya rusak, ini sih jarang sekali terjadi biasanya malah mati total.. tapi pernah juga saya mengalami hal ini. Solusi cek prossesornya dengan mainboard lain atau ganti saja prossesornya..
4. Bisa juga Optical Drive misal CDRom atau DVDRW, dll. Solusi coba dilepas dulu..
5. Bisa karena HDnya, tp setahuku klo HD rusak ya tidak ke detect BIOSnya.. Solusi kalau masih di detect coba di scandisk pake komputer lain siapa tahu ada Badsector. klo memang ada badsector ya potong aja sector yg bad tadi.. ( cuma buat yg expert loh, jangan pernah coba2, lebih baik ke tukang servis komputer saja... bisa2 resikonya kapasitas HDmu berkurang).
6. Bisa juga ada removable disk yg rusak macam flashdisk atau hardware lain.. Solusi ya lepas aja..
7. Bisa juga mainboardnya sudah minta pensiun.. Solusi ganti mainboardnya..
8. Kalau tidak hardware ya pasti softwarenya, bisa OS Windowsnya corrupt, driver yang tidak cocok, program yg crash, virus, program virtual drive, file system yang rusak, bootsector rusak atau setting BIOS yang salah. Solusi setting ulang BIOSnya atau clear CMOS, install ulang windowsnya, klo perlu partisi ulang, update BIOSnya..
9. Mouse dan keyboard juga bisa berpengaruh juga, kebetulan saya pernah mengalami dan setelah saya ganti tidak ada masalah lagi..
Intinya kalau ada komputer/ Laptop yang tidak berjalan sebagaimana mestinya, lebih baik ke tukang komputer saja.